Komandonews.com|Bitung – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 Kodim 1310/Bitung, mengambil langkah cerdas untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi warga, pada Rabu (12/3/2025).
Kisah ini bermula dari kebutuhan mendesak akan air bersih di Girian Permai. Satgas TMMD, yang dipimpin oleh Komandan Satgas (Dansatgas), Letkol Hanif Tupen, bergerak cepat mencari solusi.
Setelah berkoordinasi dengan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Duasudara, Alfred Salindeho, diputuskanlah untuk memanfaatkan bak penampungan milik Perumda.
“Untuk hari ini pipa di manunggal air di Girian permai dialihkan ke bak penampungan milik Perumda Air Duasudara atas koordinasi Dansatgas bersama Dirut Perumda,” ujar Serma Bonny Katuuk, Babinsa Girian Permai yang juga anggota Satgas TMMD, kepada wartawan, saat ditemui di lokasi, Rabu (12/3).

Diketahui, awalnya sumber air direncanakan berasal dari mata air Aer Ujang. Namun, karena pertimbangan proses adat yang kompleks, opsi ini urung dilakukan. Pengalihan ke bak penampungan Perumda menjadi solusi yang lebih praktis dan cepat.
Menurut Bonny, keputusan ini diambil setelah peninjauan lokasi bersama antara Dansatgas dan Dirut Perumda, serta disaksikan oleh Lurah Girian Permai dan Lurah Danowudu.
Langkah selanjutnya kata Bonny, pemasangan meteran listrik dan pompa air. Setelah itu, uji coba pengairan akan dilakukan untuk memastikan air mengalir lancar dari bak penampungan Perumda ke bak penampungan yang dikerjakan oleh Satgas TMMD.
“Setelah selesai, akan dilakukan uji coba pengairan dari bak penampungan air Perumda, menuju bak penampungan yang dikerjakan satgas,” pungkasnya.
Kesempatan yang sama, Dansatgas Letkol Hanif Tupen, menyebut, proyek Manunggal Air ini bukan sekadar tentang pipa dan penampungan. Ini adalah tentang harapan, kolaborasi, dan tentang komitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Air bersih adalah fondasi kehidupan, dan dengan sentuhan TMMD, Girian Permai selangkah lebih dekat menuju masa depan yang lebih baik,” ujar Letkol Hanif, dalam penjelasannya kepada awak media. (*)















Komentar