Komandonews.com|Bitung, Di tengah hiruk-pikuk pembangunan sumur bor dan bak air dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-123 Kodim 1310/Bitung, ada pemandangan yang mencerminkan solidaritas dan kebersamaan.
Warga Kelurahan Tandurusa tak sekadar menyumbangkan tenaga, tetapi juga kepedulian dalam bentuk jamuan makan bagi personel Satgas TMMD, yang beragama non muslim, pada Jumat (14/3).
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD, Letkol Czi Hanif Tupen, S.T., M.I.P, mengapresiasi partisipasi aktif warga yang turut berkontribusi dalam kelancaran program ini.
“Selama pelaksanaan TMMD, terutama di Kelurahan Tandurusa, warga sangat antusias membantu personel Satgas. Mereka tak hanya terlibat dalam pekerjaan fisik seperti pengecoran, tetapi juga menyediakan makanan bagi anggota Satgas,” ujarnya.
Kepada sejumlah awak media, Letkol Hanif menyebut, keunikan terjadi saat warga secara sukarela mengantarkan makanan kepada personel TNI yang tidak menjalankan ibadah puasa.
“Tanpa ada permintaan, warga tetap menyediakan santapan siang untuk personel yang non-Muslim. Ini bentuk kepedulian yang luar biasa, apalagi mengingat saat ini bulan Ramadan,” unkapnya.
Bagi warga Tandurusa, membantu Satgas TMMD adalah bentuk penghormatan atas dedikasi TNI dalam membangun fasilitas bagi masyarakat. Meiske, salah satu warga setempat, mengaku bangga bisa berkontribusi.
“Satu kebanggaan buat kami karena bisa membantu bapak-bapak TNI. Saya pribadi senang menyiapkan makan pagi, siang, dan malam. Ini tidak berat, karena mereka bekerja untuk kami juga,” ujarnya.
Program TMMD di Kelurahan Tandurusa bukan sekadar proyek pembangunan fisik, tetapi juga menciptakan hubungan erat antara TNI dan masyarakat.
Sinergi ini menunjukkan bahwa kebersamaan dan gotong royong masih menjadi nilai utama dalam kehidupan bermasyarakat. (*)















Komentar