Aceh Tamiang – Komandan Kodim (Dandim) 0117/Aceh Tamiang Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya, S.Sos, M.M. menghadiri acara peresmian Huntara yang di resmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bertempat di Desa Bundar, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Kamis (23/01/2026) sore.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono dalam sambutannya menyampaikan, bahwa rumah merupakan kebutuhan paling mendasar bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.
“Rumah adalah segalanya, sesuai direktif Bapak Presiden Prabowo Subianto, kami memastikan masyarakat tidak lagi tinggal di pengungsian yang darurat, hunian ini bukan sekadar tempat tidur, tapi dirancang sehat dengan sirkulasi udara yang baik, fasilitas MCK yang memadai, dapur bersama, hingga ruang terbuka untuk anak-anak bermain,” kata Agus Harimurti Yudhoyono dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tamiang guna meninjau langsung progres pemulihan pasca bencana sekaligus meresmikan Hunian Sementara (Huntara) di Kampung Bundar, Kecamatan Karang Baru, Kamis (22/1).
Dalam kegiatan tersebut, Menko Infrastruktur didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum, Dodi Hanggodo, Bupati Aceh Tamiang Drs. Armia Pahmi, serta jajaran Forkopimda. Fokus utama kunjungan adalah memastikan kesiapan hunian sementara (huntara) berbasis teknologi modular dan percepatan perbaikan infrastruktur dasa.
Menko AHY menegaskan, pemerintah mengapresiasi kolaborasi antara Kementerian PU, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Danantara, serta sektor swasta dan filantropi. Menko menekankan bahwa membangun kembali wilayah terdampak membutuhkan solidaritas kemanusiaan yang kuat.
Ia menyebutkan, selain hunian, fokus utama pemerintah saat ini meliputi, percepatan perbaikan jalan dan jembatan yang putus guna menjamin kelancaran logistik, pembangunan kembali sarana pendidikan, kesehatan, dan rumah ibadah dan menciptakan ekosistem yang memungkinkan masyarakat kembali bekerja dan beraktivitas normal.
Sementara itu, Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap Aceh Tamiang sebagai salah satu wilayah yang terdampak cukup parah akibat bencana hidrometeorologi.
“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Aceh Tamiang, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, Bapak Menko AHY, Bapak Menteri Pekerjaan Umum, beserta seluruh jajaran yang telah banyak membantu kami,” ujar Bupati Armia Pahmi.















Komentar