Jakarta – Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), Dr. Sri Murtiana, S.Sos., M.M., melaksanakan sosialisasi Proyek Perubahan bertajuk “Strategi Kolaborasi Riset Strategis melalui Penguatan Kapasitas SDM dalam Rancangan Program Penelitian di LPPM Universitas Pertahanan RI”. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan sosialisasi Peraturan Rektor Unhan RI tentang Kolaborasi Riset Strategis sebagai landasan penguatan tata kelola penelitian dan jejaring riset di lingkungan Unhan RI.
Proyek ini merupakan bagian dari Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Struktural Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) Angkatan III Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN).
Proyek perubahan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan kualitas perencanaan penelitian, memperkuat kapasitas sumber daya manusia peneliti, serta membangun sistem kolaborasi riset yang lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan. Sebagai perguruan tinggi pertahanan, Unhan RI dituntut menghasilkan penelitian yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi penguatan pertahanan negara dan pembangunan nasional.
Di tengah dinamika global yang ditandai dengan perkembangan teknologi, perubahan geopolitik dan geoekonomi, serta munculnya berbagai ancaman multidimensi, penelitian memiliki peran strategis dalam mendukung pengambilan keputusan dan perumusan kebijakan nasional. Oleh karena itu, penguatan kapasitas peneliti dan pengembangan kolaborasi riset menjadi kebutuhan penting untuk menghasilkan inovasi yang relevan dengan tantangan masa depan.
Melalui proyek perubahan ini, LPPM Unhan RI mendorong terbangunnya ekosistem penelitian yang lebih kolaboratif melalui sinergi antara peneliti, program studi, fakultas, pusat kajian, serta berbagai mitra strategis dari kementerian, lembaga pemerintah, dunia usaha, industri strategis, dan institusi penelitian lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas penelitian, memperluas akses sumber daya riset, mempercepat transfer pengetahuan dan teknologi, serta menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy).
Proyek perubahan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pemangku kepentingan yang memiliki komitmen terhadap penguatan riset dan inovasi nasional. Melalui langkah tersebut, Unhan RI berharap dapat membangun budaya riset yang lebih kuat, inovatif, dan berkelanjutan, sekaligus mempercepat transformasi menuju World Class Defense University yang mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi pertahanan, dan kepentingan nasional Indonesia.












Komentar