ACEH TAMIANG, KOMANDONEWS.com — Menindaklanjuti bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tamiang, satuan tugas yang tergabung dalam Prajurit Yonif TP 852/Abhinaya secara resmi dikerahkan ke lokasi terdampak. Kehadiran personel ini bertujuan untuk mempercepat fase transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan total infrastruktur dan mobilitas warga.
Banjir bandang yang membawa material lumpur dan kayu tersebut sempat melumpuhkan akses transportasi dan merusak ratusan hunian warga. Prajurit Yonif 852/Abhinaya hadir dengan membawa personel yang ahli dalam bidang konstruksi dan sanitasi lingkungan.

Dalam operasi kemanusiaan ini, Prajurit Yonif TP 852/ABY Mendapatkan sebuah kesempatan sebagai Satgas Penanggulangan Bencana Alam di Aceh Tamiang, yang membantu dalam pemulihan pasca bencana alam dengan memprioritaskan tiga langkah utama guna memastikan Aceh Tamiang kembali bangkit, seperti melaksanakan Rekonstruksi, Revitalisasi dan Pembersihan Material dan Normalisasi jalan dari sisa-sisa lumpur tebal.
Danyonif TP 852/Abhinaya Letkol Inf. Eko Damuna selaku Dansatgas Penanggulangan Bencana Alam mengerahkan 320 Prajurit yang tiba pada Sabtu 27 Desember, kemarin.
“”Kita hadir disini bukan hanya sebatas tugas kehormatan, tetapi ini adalah juga bentuk pengabdian kami dan kemanusiaan yang harus dilaksanakan dengan sepenuh hati, tulus, ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab untuk membantu saudara-saudara kami di Aceh Tamiang yang terdampak bencana alam. Prajurit Abhinaya hadir untuk memulihkan Aceh Tamiang, mari bersama kita bangkit, bersama kita pulih”, Ujar Danyonif TP 852/ABY, Senin (29/12/2025).
Danyonif berharap dapat berkerja sama dengan Pemerintah setempat, Instansi, kedinasan terkait dan beberapa satuan lainnya dalam pemulihan di Kabupaten Aceh Tamiang segera terwujud.
“Saat ini, Kita fokus pada pemulihan fasilitas umum termasuk gedung DPRK Aceh Tamiang dan titik-titik lain yang rusak akibat terjangan banjir bandang yang terjadi pada beberapa waktu lalu,” tegas Komandan Satgas Abhinaya di Karang Baru. (Andre)















Komentar