komandonews.com
Bengkayang – Upaya mengantisipasi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus diperketat di wilayah Kabupaten Bengkayang. Kodim 1209/Bky bergerak cepat menerjunkan personelnya untuk menyisir serta memantau pergerakan titik panas (hotspot). Langkah proaktif ini diambil guna memastikan api tidak meluas dan merusak ekosistem lingkungan sekitar. Yang berada di Dsn. Bantang Ds. Babane Kec. Samalantan Kab. Bengkayang.
Sabtu ( 22/8/26 ).
Patroli terpadu kali ini menyasar kawasan rawan di wilayah Koramil 1209-05/Samalantan. Tim gabungan mendatangi lokasi spesifik yang terpantau radar, yakni di Kecamatan Samalantan, Kabupaten Bengkayang. Langkah cepat ini menjadi bentuk kesiapsiagaan aparat dalam merespons setiap sinyal ancaman kebakaran di area darat.
Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, anggota Koramil 1209-05/Sml tidak bergerak sendiri. Sinergi solid terjalin erat bersama instansi terkait seperti Manggala Agni, jajaran Kepolisian (Polri), serta perwakilan masyarakat setempat. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci utama dalam mempercepat penanganan dan pemantauan titik rawan kebakaran.
Berdasarkan pengecekan langsung di lokasi sasaran, diketahui area tersebut merupakan lahan pertanian seluas kurang lebih 0,4 hektar yang rencananya akan digunakan untuk berkebun jagung. Berkat kesiapan dan penanganan cepat dari tim gabungan, saat ini titik api (hotspot) di lokasi tersebut sudah dinyatakan sepenuhnya padam dan situasi terkendali.
Selain memadamkan api, tim patroli juga memanfaatkan momen tersebut untuk berinteraksi langsung dengan warga. Petualang lapangan memberikan imbauan humanis namun tegas kepada masyarakat agar tidak lagi membuka lahan pertanian atau berkebun dengan cara dibakar, karena membakar lahan mengakibatkan pencemaran udara dan mengakibatkan penyakit ISPA serta menghambat pembangunan penerbangan, edukasi ini terus digencarkan demi mencegah berulangnya bahaya Karhutla di wilayah Bengkayang.
( Pendim 1209/Bky /Aan)












Komentar