Babinsa Karangmalang Turun ke Sawah, Petani Berharap Harga Gabah Tak Dipermainkan Tengkulak

Sragen – Panen padi menjadi momen yang ditunggu petani setelah berbulan-bulan merawat tanaman di sawah. Namun, hasil panen yang melimpah belum tentu menjamin keuntungan jika harga gabah saat dijual justru rendah. Persoalan inilah yang menjadi perhatian Babinsa Koramil 02/Karangmalang saat turun langsung membantu panen padi di wilayah Kelurahan Kroyo, Kecamatan Karangmalang, Sragen, Kamis (22/10/2026).

Serka Eko Kristanto, Baur Data Koramil 02/Karangmalang, bersama anggota lainnya melaksanakan pendampingan pertanian. Selain membantu petani memanen padi, mereka juga memantau perkembangan harga gabah di tingkat petani agar tidak terjadi transaksi yang merugikan pihak produsen.

Bagi petani, perjuangan tidak berhenti ketika padi berhasil dipanen. Mereka masih harus menghadapi persoalan harga jual yang menentukan besarnya pendapatan setelah dikurangi biaya produksi, mulai dari benih, pupuk hingga tenaga kerja.
Salah seorang petani, Bapak Suhar, menyambut baik kehadiran Babinsa yang ikut membantu kegiatan panen sekaligus memberikan perhatian terhadap persoalan harga gabah.

“Alhamdulillah, kula remen lan matur nuwun dhumateng Pak Babinsa ingkang sampun kersa mbiyantu panen wonten sawah. Mugi-mugi regi gabah saged sae lan manut ketentuan pemerintah, amargi petani niku sampun kathah ngetokaken tenaga lan biaya wiwit nandur ngantos panen. Aja nganti wektu panen malah rugi amargi regi gabah mboten cocog,” ujar Suhar.

(Agus Kemplu)

PANGLIMA 1
media online natal 2024

Komentar