komandonews.com
Bengkayang – Dandim 1209/Bky Letkol Inf Aprianda, S.H., M.Sc., meninjau dan terjun langsung ke lokasi titik api (hotspot) yang membakar kawasan hutan dan lahan. Langkah tegas ini dilakukan untuk memimpin proses pemadaman secara penuh sekaligus memastikan sisa-sisa bara api benar-benar padam hingga tidak berpotensi menimbulkan gejolak kebakaran susulan yang berada di Dsn. Sumbawa Ds. Sungai Duri Kec. Sungai Raya Kab. Bengkayang.
Minggu ( 23/8/26 ).
Lahan yang terbakar diketahui merupakan kawasan gambut yang didominasi hamparan rumput serta semak belukar. Kondisi cuaca kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut menyebabkan vegetasi di area gambut mengering total, sehingga material tanah dan tanaman menjadi sangat mudah terbakar dan membuat kobaran api cepat meluas dalam waktu singkat.
Di lapangan, petugas gabungan dan anggota TNI harus berhadapan dengan berbagai kendala teknis yang cukup berat. Keterbatasan peralatan pemadam kebakaran menjadi tantangan utama yang harus dihadapi para personil saat berupaya menjinakkan si jago merah yang terus menjalar di atas tanah gambut.
Kondisi semakin diperparah dengan mengeringnya pasokan air di sejumlah sungai dan parit sekitar lokasi akibat dampak kemarau. Aliran air yang menyusut drastis tersebut menyulitkan tim pemadam untuk mendapatkan suplai air yang memadai, sehingga proses penyiraman basah (blackoutting) pada lapisan tanah gambut yang dalam membutuhkan usaha serta kerja keras ekstra.
Meski dihadapkan pada keterbatasan sarana dan krisis air, Dandim 1209/Bky menegaskan bahwa seluruh personel penanggulangan bencana tetap disiagakan secara optimal di lokasi. Upaya isolasi area dan pemadaman manual terus digencarkan agar kebakaran tidak meluas mendekati pemukiman warga serta memastikan wilayah Bengkayang bebas dari bahaya kabut asap.
( Pendim 1209/Bky /Aan)












Komentar