PJJ Diberlakukan Besok Di Kabupaten Tangerang, Orang Tua Pertanyakan Bantuan Kuota Belajar

TANGERANG, Komandonews.com – Pemerintah Kabupaten Tangerang Provinsi Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud), mengeluarkan surat edaran berisi penghentian Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk seluruh tingkat TK/RA, SD/MI, dan SMP/MTs Negeri maupun Swasta

Penghentian tersebut ditetapkan melalui Surat Edaran (SE) Dindik Kabupaten Tangerang Nomor 420/515-Disdik/2022 tentang pengetatan PTM, perihal PTM diganti dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Daring sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi satuan tugas Covid 19 kabupaten Tangerang, bahwa sampai tanggal 4 Februari 2022 penyebaran Covid 19 terus bertambah/meningkat.”

Dari surat edaran tersebut, terhitung sejak Senin 7 Februari 2022 kegiatan belajar mengajar pun dilaksanakan secara daring hingga waktu yang belum bisa ditentukan.

Dari hal tersebut wali murid mempertanyakan perhatian dari pemerintah terkait bantuan biaya Kuota Belajar untuk para siswa didik yang akan melaksanakan belajar daring.

Salahsatunya Supriyadi, orangtua dari dua orang siswa di sekolah swasta Bojong Nangka, Kelapa Dua ini mengaku baru menyesuaikan jadwal kerja yang disesuaikan dengan jadwal sekolah kedua anaknya yang sudah PTM.

Namun dengan pengumuman PJJ yang akan dilaksanakan pada Senin besok akan mempengaruhi jadwal kerjanya, terlebih salahsatu anaknya masih duduk di kelas 1 SD dan satu lagi kelas 1 SMP.

“Yah terpaksa harus ubah jadwal kerja lagi, anak saya baru kelas satu SD, bayar SPP jalan kita yang jadi guru di rumah, kemarin udah masuk saya enak bisa kerja dari pagi, besok harus bantu anak saya dulu.” Ujar Supriyadi saat diwawancarai, Minggu (06/02/2022).

Dirinya pun berharap pemerintah harusnya juga memberikan bantuan Kuota Belajar di samping memberikan pengumuman belajar daring secara cepat.

“Bantuan Kuota Belajar untuk siswa didik juga harus dipikirkan, baru lengkap bayar seragam sekolah, sekarang daring lagi, bantuan Kuotanya mana dari pemerintah?” Kata Supri, Ayah dua orang anak ini.
(Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.