Ormas BPPKB BANTEN Ranting Tanjakan Mekar DPAC Rajeg Mengadakan Santunan Anak Yatim Piatu Dan Dhuafa

KABUPATEN TANGERANG, Komandonews.com – Sebagai bentuk kepedulian organisasi yang didoktrin Berjuang, Beramal, Berakhlaqul Karimah. Organisasi Masyarakat (0rmas) Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) Tanjakan Mekar, DPAC Rajeg menggelar santunan anak yatim Piatu dan dhuafa di wilayah kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang-Banten Minggu (23/01/2022)

Kegiatan acara tersebut dihadiri, Lurah tanjakan mekar, Abah Jabrig Katim Pengawas DPP juga selalu Pimpinan Padepokan Pusaka Karuhun, serta ketua DPAC Rajeg H. Dimyati.

Kegiatan ini merupakan kepedulian Ormas BPPKB BANTEN terhadap anak yatim di wilayah kecamatan Rajeg. “Dari rejeki yang kita Terima ada hak-hak orang lain yang perlu kita berikan, oleh karena itu santunan kepada anak yatim ini berlandasan nilai-nilai Akhlakul Karimah,” ujar H.dimyati kepada wartawan.

Putra yang akrab di panggil loreng selaku ketua DPRT tanjakan mekar mengatakan, 50 anak yatim piatu dan dhuafa yang mendapatkan santunan sangat senang serta gembira.
sesuai dengan harapan, semoga tahun depan acara ini menjadi rutinitas tahunan. sebagai program kerja dibidang sosial kemasyarakatan,dan kami juga semoga pihak pemerintah ikut peran aktif dalam kegiatan bantuan sosial harapan nya untuk tahun yang akan datang

kita berharap agar kedepannya masyarakat bisa menerima BPPKB Banten di tengah-tengah masyarakat, bahwa BPPKB Banten adalah bagian dari masyarakat dan untuk kepentingan masyarakat,”jelasnya putra.

Acara santunan juga dimeriahkan oleh kesenian budaya debus banten padepokan pusaka karuhun yang dipimpin Abah Jabrig.

Ujang Supendi yang akrab di panggil Uje selaku Ketua Lembaga Bantuan Hukum Pengawal Masyarakat Banten Indonesia (LBH-PMBI) Rajeg, sangat mengapresiasi kegiatan positif Ormas BPPKB Banten di wilayah Rajeg, semoga Ormas BPPKB Banten menjadi salah satu contoh Ormas yang peduli bagi sesama,”ungkapnya

H.dimyati juga menghimbau dan mengajak, masyarakat untuk melakukan kewajiban-kewajiban dalam menyisihkan rejeki, untuk bisa berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan,”pungkasnya.

(Nadirsah/Jr Ervin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.