Diduga Ada Oknum Mengklaim Lahan Secara Sepihak

Bogor, KOMANDONEWS.COM – Diduga ada oknum mengklaim tanah di kampung Bojong Honje desa pabuaran Kecamatan Suka Makmur Kabupaten Bogor secara sepihak, saat awak media mendatangi lokasi terjadinya klaim tanah tersebut beberapa warga menyaksikan telah terjadinya pemesangan plang secara sepihak, menurut warga setempat plang tersebut tiba tiba sudah terpasang di tempat itu, plang tersebut bertuliskan “TANAH INI MILIK BAPAK NOVAN”

Warga setempat kurang mengetahui siapa yang memasang plang tersebut dan di tempel di tanah milik Syamsul dan zaka, setahu masyarakat setempat tanah tersebut sudah di beli oleh syamsul dan zaka dari soni bahkan beberapa warga ikut menyaksikan dan ikut tanda tangan, begitu juga Rt/Rw serta aparat desa setempat yang juga ikut tanda tangan seperti yang di tuturkan warga setempat usman, Kamis (17/11/2022).

” Saya menyaksikan sendiri waktu soni terima uang dari pak syamsul dan zaka bahkan ada foto dan suratnya yang di tanda tangan oleh soni dan warga setempat Ketua Rt dan Rw dan di ketahui aparat desa setempat, kenapa sekarang di pasang plang atas nama “BPK NOVAN” apa urusanya saya tidak mengerti kenapa plang tersebut bisa terpasang.

sampai saat ini saya belum mengatahui siapa yang memasang plang tersebut, beberapa waktu yang lalu datang kepada saya soni rudi dan dulsanin menyuruh saya ke suatu tempat yang mereka tentukan saya jawab saya tidak punya urusan dengan mereka, apa ini juga ada hubungannya dengan klaim sepihak ini, ” Ungkap Usman warga setempat,

Sementara di tempat lain awak media meminta keterangan syamsul dan zaka mengenai pemasangan plang yang terjadi di kampung bojong honje desa pabuaran kecamatan suka makmur tersebut, menerangkan baru dapat laporan dari masyarakat setempat dan mengirimkan gambar telah terjadi pemasangan plang di tanahnya,

“Saya baru dapat kiriman gambar bahwa telah terjadi pemasangan plang di tanah saya, tanah tersebut sudah saya beli dan legalitas surat menyurat sudah lengkap, dan sudah kami lakukan dari pihak pertama di depan notaris secara hukum tanah tersebut sudah sah milik saya apa bila ada pihak pihak ada yang mengklaim tanpa ada dasar hukum yang kuat maka kami akan menempuh jalur hukum sesuai undang undang, “Pasal Pasal 167 KUHP.

(1) Barang siapa dengan melawan hak orang lain masuk dengan memaksa kedalam rumah atau ruangan yang tertutup atau pekarangan yang di pakai oleh orang lain atau sedang ada disitu dengan tidak ada haknya, tidak dengan segera pergi dari tempat itu atas permintaan orang yang berhak atau atas nama orang yang berhak, di hukum penjara selama lamanya sembilan bulan atau denda sebanyak banyaknya Rp.4500,-” Itulah bunyi undang undangnya , saya juga pernah dengar nama novan di dari masyarakat setempat tapi saya belum pernah ketemu langsung apakah novan itu yang di maksud saya belum tau dengar dengar dari masyarakat setempat dia anggota.”tutup Syamsul.

(Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *