Vaksinasi Anak Usia 6-12 Tahun, Rahmah Dan Syarif Grogi Saat Vaksin Di Dampingi Kepala Desa Sidoko

TANGERANG, Komandonews.com – Seorang siswa SD Rahmah dan Syarif, siswi kelas 3,4 dan 6 SD sidoko 01, mengaku grogi saat menerima suntikan vaksin Covid-19 yang digelar di sekolahnya, Senin (27/12/2021). Bagaimana tidak, mereka didampingi orang nomor satu di Desa sidoko,H.Subarta

Momen itu terjadi ketika Kepala Desa sidoko Subarta tengah meninjau pelaksanaan vaksinasi di sejumlah sekolah dasar di Desa Sidoko Di dua sekolah itu, sasaran vaksinasi sama dan antusiasmenya sama-sama tinggi.

Seperti di sekolah pertama yang ditinjau Subarta yakni SD Sidoko 01, Kecamatan Gunung Kaler, Di sana, sasaran vaksinasinya untuk siswa kelas 3,4 Dan 6. Mereka menerima vaksin didampingi orangtuanya.

Subarta menyapa sejumlah siswa SD Sidoko 01 yang sedang mengantri giliran vaksin. Kebanyakan mengaku tak takut disuntik.

“Kalian takut nggak disuntik?” kata Subarta.

“Nggak takut pak,” sahut sejumlah siswa.

Subarta pun mengacungi jempol pada para siswa. Tapi tak semuanya mantap tanpa ragu, ada beberapa siswa yang tampak ketakutan dan menghindar saat hendak menerima suntikan.

Subarta pun dengan sabar berusaha mengalihkan perhatiannya dengan terus mengajak ngobrol. Pertanyaan-pertanyaan ringan menyoal sarapan dan kesukaan siswa itu.

“Nah sudah, gimana nggak sakit kan? Hebat lho ya,” tutur Subarta mengapresiasi keberanian siswa.

Sama halnya di SD Sidoko 02 di Kecamatan Gunung Kaler. Siswa yang menerima vaksin adalah kelas 3,4 dan 6. Suasananya pun lebih tertib. Beberapa siswa sempat grogi karena vaksinasinya ditunggui Subarta.

“Sudah pernah disuntik? Ini suntik apa tahu nggak? Takut nggak?” tanya Subarta pada siswa yang sedang menerima vaksinasi.

“Sudah pernah. Ini suntik corona,” ujar siswa bernama Ozan

Ada yang lucu saat Subarta berada di ruang kelas itu. Salah seorang siswa, tampak menyembunyikan wajahnya di badan gurunya saat menerima vaksin. Ternyata, siswi bernama Rahmah itu grogi karena ditungguin Subarta

“Ini tadi habis suntik. Suntik sinovac. Grogi dilihat pak Subarta,” tutur Rahmah dan Syarif ditemui usai vaksin.

Subarta mengatakan dari pantauannya di dua sekolah di Desa Sidoko, pelaksanaannya terbilang lancar.

“Ini kesempatan anak-anak mengambil raport, kesempatan untuk bisa melakukan percepatan. Nah sekolah-sekolah tinggal manggil aja,” kata Subarta usai tinjauan.
(Subli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.