Mantan Dirut BTN Divonis 3 Tahun Kurungan Penjara

Jakarta, Komandonews – Rabu (4/08/2021) Mantan Direktur Utama Bank BTN Sumaryono divonis 3 tahun penjara dalam perkara dugaan korupsi Pencairan Kredit Properti hotel dan Apartemen Titanium Tahun 2013 lalu.

Putusan dijatuhkan oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta yang diketuai Fahzal Hendri, dan juga menghukum pidana denda Rp 250 juta subsider 3 bulan kurungan.

Selaku direktur Utama Bank BTN Sumaryono dinilai telah terbukti bersalah melanggar dakwaan alternatif kedua yang diajukan oleh jaksa,
vonis ini lebih ringan dari tuntutan 6 tahun penjara yang diajukan sebelumnya.

Oleh majelis hakim Sumaryono dinilai tidak terbukti melakukan pidana pencucian uang dan juga tidak terbukti melanggar dakwaan alternatif pertama jaksa.

Mantan Dirut BTN Sumaryono dinilai telah terbukti bersalah bersama dengan 4 terdakwa lainya antara lain bersama menantunya yang bernama Widi Kusuma Purwanto , kemudian ihksan Hasan ,Yunan Anwar dan Gofir Effendi terkait
dugaan korupsi pengajuan kredit konstruksi oleh PT . titanium properti senilai Rp.160 miliar dan PT. Pelangi Putera Mandiri sebesar Rp. 117 miliar tahun 2013 lalu

Kredit tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi bukan kepentingan proyek diantaranya memperkaya Dirut BTN Sumaryono. , dan memperkaya  orang lain serta korporasi

Uang diberikan atas kelancaran pencairan kredit PT Titanium  antara lain  diberikan  kepada Maryono memalui Widhi Kusuma Purwanto sebesar Rp 700juta , Gofir effendi dan Yunan Anwar Rp. 2 miliar.

Sementara itu vonis 3 tahun denda Rp 250 juta subsider 3 bulan kurungan juga dijatuhkan kepada masing masing terdakwa Widi Kusuma Purwanto,Yunan Anwar dan Ihsan Hasan.

Sidang perkara dugaan korupsi Bank BTN tersebut masih menyisakan agenda tuntutan kepada terdakwa lainya yakni Gofir Effendi yang tertunda dikarenakan yang bersangkutan terpapar covid 19.

{Supriyarto Rudatin}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *