KPK Kembali Cetak Penyuluh Anti Korupsi Tersertifikasi

Jakarta, Komandonews – Lembaga Sertifikasi Profesi Komisi Pemberantasan Korupsi (LSP-KPK) kembali memperkuat upaya pembangunan integritas dengan menambah jumlah Penyuluh Antikorupsi tersertifikasi.

Dengan metode asesmen jarak jauh (AJJ) LSP-KPK hari ini (22/6) akan menambah lagi 19 Penyuluh Antikorupsi kompeten. Sehingga, dalam kurun satu semester terakhir LSP KPK mencetak total 188 Penyuluh Antikorupsi tersertifikasi.

Pelaksana Tugas Jurubicara KPK bidang pencegahan Ipi Maryati Kuding dalam keterangan tertulisnya mengatakan
sertifikasi diikuti oleh 12 peserta dengan menggunakan jalur pendidikan dan pelatihan (diklat). Sedangkan, sisanya 7 peserta melalui jalur pengalaman dengan beragam latar belakang profesi. Proses sertifikasi dibagi ke dalam dua sesi, pagi pukul 08.00 – 12.00 WIB dan siang pukul 13.00 – 17.00 WIB.

Ipi menambahkan jika peserta mengikuti jalur diklat, maka setelah menyelesaikan diklat peserta diwajibkan untuk melakukan penyuluhan antikorupsi. Bukti-bukti bahwa peserta telah melakukan penyuluhan tersebut akan menjadi portofolio sebagai syarat mengikuti tahapan sertifikasi. Ke-12 peserta yang kali ini mengikuti sertifikasi, sebelumnya telah menyelesaikan diklat di tahun 2020. Mayoritas mereka adalah Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Menurut Ipi, sertifikasi adalah proses pemberian sertifikat pengakuan kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan obyektif melalui uji kompetensi yang mengacu kepada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Penyuluh Antikorupsi.

” Selama tiga tahun penyelenggaraan sertifikasi oleh LSP-KPK, saat ini KPK telah memiliki 1.499 Penyuluh Antikorupsi. ” Imbuhnya.

Sertifikasi penyuluh antikorupsi yang diselenggarakan oleh LSP-KPK atau di instansi yang bekerja sama dengan LSP-KPK tidak dipungut biaya apapun. KPK mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kompetensi bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam pemberantasan korupsi.

“Sertifikasi penyuluh antikorupsi yang diselenggarakan oleh LSP-KPK atau di instansi yang bekerja sama dengan LSP-KPK tidak dipungut biaya apapun. ” Pungkas Ipi.

{Supriyarto Rudatin}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *