Kejagung RI Periksa 12 Orang Saksi SID & Securitas Dalam Kasus Asabri

Jakarta, Komandonews – Senin (21/6/2021) Tim Penyidik Kejaksaan Agung memeriksa 12 orang saksi dalam pengembangan kasus dugaan Mega Korupsi di PT.Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan tertulisnya mengungkapkan 12 orang saksi tersebut diantaranya 8 orang selaku pemilik Single Investor Identification (SID) dan 4 orang Pengurus Perusahaan Sekuritas yang terkait dengan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada PT. Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri).

Menurut Leo Simanjuntak, saksi-saksi yang diperiksa antara lain:
1.S selaku pribadi / Ibu Rumah Tangga, diperiksa terkait klarifikasi blokir SID.
2.ERS selaku pribadi / Ibu Rumah Tangga, diperiksa terkait klarifikasi blokir SID.
3.AN selaku pribadi / Wiraswasta, diperiksa terkait klarifikasi blokir SID.
4.H selaku pribadi / Wiraswasta, diperiksa terkait klarifikasi blokir SID.
5.NAP selaku pribadi / Freelance EO, diperiksa terkait klarifikasi blokir SID.
6.K selaku pribadi / Ibu Rumah Tangga, diperiksa terkait klarifikasi blokir SID.
7.NRI selaku pribadi / Ibu Rumah Tangga, diperiksa terkait klarifikasi blokir SID.
8.MPA selaku pribadi / Ibu Rumah Tangga, diperiksa terkait klarifikasi blokir SID.
9.DJ selaku Direktur Utama PT. Minapadi Investama Sekuritas, diperiksa terkait pendalaman broker PT. Asabri.
10.HHK selaku Direktur Utama PT. Panca Global Sekuritas, diperiksa terkait pendalaman broker PT. Asabri 
11.M selaku Direktur Utama PT. BNC Sekuritas Indonesia, diperiksa terkait pendalaman broker PT. Asabri 
12.CK selaku Deputi Head Equity Brokeage PT. Mega Capital Sekuritas, diperiksa terkait pendalaman broker PT. Asabri.

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT. ASABRI.” Pungkas Leo.

{Supriyarto Rudatin}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *