Kasus Ketok Palu, KPK Tahan 4 Orang Mantan Anggota DPRD Jambi

Jakarta, Komandonews – Kamis (17/6/2021) Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penahanan kepada 4 orang anggota DPRD Jambi periode 2014-2019 terkait Kasus suap ketok palu.

Pelaksana Harian Deputy Penindakan Setyo Budiyanto mengungkapkan Penahanan dilakukan setelah tim penyidik KPK menaikkan status keempatnya menjadi tersangka dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan suap anggota
DPRD Jambi terkait pengesahan RAPBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2017-2018.

Mereka adalah Fahrurrozi, Arrakhmat Eka Putra, Wiwid Iswhara dan Zainul Arfan keempatnya merupakan anggota DPRD Propinsi Jambi Periode 2014-2019.

” Mencermati fakta-fakta persidangan serta didukung bukti permulaan yang cukup sehingga KPK menaikkan ke Penyelidikan dan kemudian pada 26 Oktober 2020 ditingkatkan ke Penyidikan
dengan menetapkan para tersangka.” Ujar setyo Budiyanto pada keterangan Persnya di Gedung KPK Kamis.(17/6/2021).

Setyo Budiyanto menambahkan kasus ini merupakan pengembangan dari perkara yang sebelumnya terhadap 18 orang Mantan Gubernur Jambi Zumi Zola dkk yang telah ditetapkan tersangka dan saat ini telah diproses hingga persidangan. Adapaun para pihak yang diproses tersebut terdiri dari
Gubernur, Pimpinan DPRD, Pimpinan Fraksi DPRD, dan pihak swasta.

Menurut Setyo Perkara ini diawali dengan sebuah kegiatan tangkap tangan pada 28 November 2017. Dalam perkembangannya KPK mengungkap bahwa praktek uang “ketok palu” tersebut tidak hanya terjadi pada pengesahan RAPBD TA 2018 tapi juga terjadi sejak pengesahan RAPBD 2017 lalu.

{Supriyarto Rudatin}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *