KPK Eksekusi Mantan Bupati Malang Rendra Kresna Ke Lapas Surabaya

Jakarta, Komandonews – Tim Jaksa Penuntut Umum KPK mengeksekusi mantan bupati malang Rendra Kresna ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Surabaya Jawa Timur dalam perkara korupsi Kamis (11/6/2021).

Pelaksana Tugas Jurubicara KPK Ali Fikri dalam rilis tertulisnya via medsos mengungkapkan, eksekusi dilakukan oleh tim jaksa KPK setelah perkara dinyatakan berkekuatan hukum tetap sesuai putusan Pengadilan Tipikor pada PN Surabaya tanggal 27 April 2021 lalu, karena yang bersangkutan tidak mengajukan banding atau Kasasi atas perkara yang menjeratnya.

Ali Fikri menambahkan pihak JPU KPK memasukkan mantan bupati malang Rendra Kresna ke Lapas Klas I Surabaya di Porong untuk menjalani pidana penjara selama 4 tahun, setelah terlebih dulu selesai menjalankan pidana badan sebagaimana putusan Pengadilan Tipikor pada PN Surabaya Nomor : 37/Pid.Sus-TPK/2019/PN. Surabaya tanggal 9 Mei 2019.

Mantan Bupati Malang Rendra Kresna dinyatakan telah terbukti bersalah bersama dengan para anggota DPRD kabupaten Malang dalam perkara korupsi berupa suap terkait dengan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Pemerintah Kota Malang Tahun Anggaran 2015 lalu.

Selain pidana penjara selama 4 tahun pengadilan tipikor Surabaya juga menjatuhkan pidana denda Rp250 juta, dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan penjara selama 6 bulan.

Selain itu kewajiban untuk membayar uang pengganti sejumlah Rp 6, 75 Miliar, dimana sebelumnya telah di bayarkan oleh terpidana melalui rekening KPK sejumlah Rp2 Miliar yang dijadikan sebagai pengurang uang pengganti sehingga masih tersisa Rp 4, 75 Miliar.

Uang yang mesti segera dibayarkan selambat-lambatnya 1 bulan setelah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap, jika dalam waktu tersebut tidak mampu membayar maka harta bendanya disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut. Dalam hal tidak mempunyai harta benda yang mencukupi maka dipidana dengan pidana kurungan penjara selama 1 tahun.

Adapun Empat orang Anggota DPRD Kota Malang sebelumnya yang telah dieksekusi ke Lapas Malang, adalah Ribut Harianto, Imam Ghozali, Indra Tjahyono dan Bambang Triyoso. Sementara tiga orang perempuan Anggota DPRD Kota Malang dieksekusi ke Lapas Wanita Malang, masing-masing Een Ambarsari, Asiana Irianti dan Diana Yanti.

{Supriyarto Rudatin}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *