Matheus Ungkap Jumlah Setoran dari Vendor Bansos Sembako untuk Mensos

Jakarta, Komandonews – Senin (7/6/2021) Mantan Pejabat Pembuat Komitmen PPK Bansos Matheus Joko Santoso ungkap jumlah Fee setoran ke Mensos Juliari Piter Batubara melalui Adi Wahyono.

Menurut Matheus Joko Santoso, dia mendapat tugas mengumpulkan fee setoran dan fee operational dari para vendor dengan nominal Rp 10 ribu perkara utk setoran dan seribu rupiah untuk fee operational menteri.

Matheus mengaku mendapat perintah tidak secara langsung dari mensos Juliari Piter Batubara tapi melalui Kabiro umum Adi Wahyono.

Matheus mengungkapkan dia membuat rekapan yang kemudian dilaporkan ke menteri melalui Adi Wahyono beserta penyerahan penyerahan uang fee setoran sebanyak 5 kali pada tahapan pertama penyaluran Bansos Sembako Jabodetabek tahun 2020 lalu.

Menurut Matheus pada rekapan tahapan pertama yang dia buat , total terkumpul fee setoran Rp. 14 miliar dan fee operational terkumpul Rp.5 miliar . Yang kemudian disetorkan ke menteri secara tidak langsung diantaranya melalui Adi Wahyono dengan rincian Rp 11, 2 miliar fee storan dan Rp. 4.8 miliar fee operational menteri .

Matheus mengungkapkan sisa uang dia simpan ke dalam koper, dan untuk tahapan kedua belum sempat diserahkan ke menteri Juliari karena yang bersangkutan terkena OTT.

“Untuk fee yg diserahkan juliari sbnyk 5x sejumlah 11,2 miliar. Ada sisa fee tsb sebanyak 2,815 miliar masih saya simpan dikoper. Untuk fee operasional disampaikan 4,825 miliar dan ada sisa 2,9 miliar saya simpan .” Ujar Matheus.

Menanggapi kesaksian Matheus , Pengacara Juliari , Maqdir Ismail menilai Matheus hanya melempar tanggung jawab ke pada Juliari Piter Batubara atas perbuatan yang bersangkutan terkait pengumpulan Fee Setoran dan Fee Operational dari para vendor tersebut.

Maqdir menilai sejauh ini tidak ada satupun saksi yang menyatakan telah menyerahkan uang secara langsung ke kliennya.

” Jelas itu beliau hanya mengatakan itukan melalui orang , dia sendiri Khan tidak pernah langsung diberikan ke pak Juliari batubara. Persoalannya Selvy , Eko juga telah membantah bahwa mereka tidak pernah menerima uang langsung atau tidak langsung dari Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso. ” Ungkap Maqdir.

Diberitakan, Juliari didakwa menerima uang suap Rp32,4 miliar berkaitan dengan pengadaan bantuan sosial (bansos) berupa sembako dalam rangka penanganan virus Corona atau COVID-19 di Kementerian Sosial (Kemensos).

Uang yang diterima juliari dari Harry , Ardian serta para vendor bansos lainya tersebut diduga dari potongan fee bansos Rp10 ribu per paket yang dipungut oleh Adi Wahyono dan Matheus  Joko Santoso selaku pejabat pembuat komitmen proyek bansos sembako Jabodetabek dikemensos tahun 2020 lalu.

{Supriyarto Rudatin}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *