Tembok yang menutupi lahan fasum di Kapuk Indah dibongkar

Jakarta, Komandonews – Pembongkaran Tembok yang berdiri diatas lahan fasum yang berlokasi di komplek pergudangan di jalan kapuk Indah jakarta utara akhirnya dibongkar oleh pihak the tiau hok atau yang akrab dipanggil Ahok.

Ini merupakan pembongkaran yang dilakukan untuk kesekian kalinya oleh pihak the tiau hok karena tidak adanya itikat baik dari pihak Chandra Gunawan dalam masalah ini, dan menjadikan Masalah ini berlarut-larut tanpa kejelasan hingga akhirnya tembok tersebut dibongkar kembali.

Tembok penghalang dengan tebal 50cm dan tinggi 1 meter lebih tersebut adalah lahan miliki dari pihak the tiau hok dan yang sudah beberapa tahun ditutup oleh pihak Chandra Gunawan cs yang mengaku sebagai pemilik tanah tersebut namun ia tidak bisa menunjukkan bukti kepemilikan tanah tersebut.

Pembongkaran tembok beton cor ini yang disebut tak memiliki ijin mendirikan bangunan atau (IMB) dilakukan oleh para pekerja dari pihak the tiau hok dengan cara manual pada hari Sabtu 22/5/2021 sejak pagi hingga sore hari.

Tingginya dinding tembok tersebut menjadi penghalang untuk akses jalan masuk bagi pihak the tiau hok yang telah memenangkan sengketa di pengadilan Negeri jakarta utara pada akhir tahun 2018 silam dan memiliki kekuatan hukum.

Saat itu proses eksekusi dilakukan oleh pihak juru sita dari pengadilan negeri jakarta utara dengan melibatkan sedikitnya seratus aparat lebih yang terdiri dari kepolisian, TNI, satpol pp pemprov DKI serta badan pertahanan nasional.

Sayangnya usai aksi eksekusi pembongkaran tembok tersebut oleh pihak juru sita pengadilan yang di saksikan oleh aparat, tembok diatas lahan fasum tersebut kembali didirikan oleh Chandra Gunawan cs dengan tujuan yang tidak jelas apa maksudnya.

Pengacara pihak The Tiau Hok alias Ahok mengatakan pihak Chandra Gunawan cs telah secara terang terangan melawan tindakan hukum dengan kembali mendirikan tembok yang telah dieksekusi oleh pihak pengadilan tersebut.

Iming Tesalonika menyesalkan hal tersebut dan meminta pemerintah provinsi DKI Jakarta beserta aparat penegak hukum agar tidak melakukan pembiaran dan menutup mata atas hal yang terjadi serta pembiaran dalam masalah ini.

Wwcr : Iming Tesalonika SH ( Kuasa Hukum The Tiau Hok)

Lebih lanjut Iming meminta perhatian serius dari pihak pemprov DKI terkait hal tersebut agar keadilan benar-benar di tegakkan, dan berharap proses pembongkaran tembok beton dapat terselesaikan tanpa ada gangguan dari berbagai pihak, sehingga keluarga Ahok segera bisa beraktivitas dilahan miliknya yang tertutupi tembok selama belasan tahun tersebut.

{Gugun Al Gibran}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *