Pengadilan Niaga Jakarta Pusat Mengelar Sidang PKPU Sengketa Sewa Kapal PT Pelayaran Payung Samudera

Jakarta, Komandonews – Hari ini rabu (07/04/2021) Pengadilan Niaga Jakarta Pusat Mengelar Persidangan PKPU Sengketa Sewa Kapal antara Perusahaan PT. Pelayaran Payung Samudera dengan PT. Sankyu Indonesia Internasional dan PT. SMFL leasing Indonesia.

Sidang yang dipimpin oleh Hakim makmur S.H.,M.H mengagendakan proposal perdamaian dan voting bagi kedua belah pihak, dalam perkara di PKPU penundaan kewajiban pembayaran hutang yang dimaksud oleh pihak yang bersengketa antara PT. Pelayaran Payung Samudera dengan PT rekanannya tersebut.

Dalam wawancara dengan media pihak PT. Pelayaran Payung Samudera yang diwakili oleh kuasa hukumnya Bapak Salim Halim S.H. menjelaskan, “Seharusnya perkara ini murni perdata karena kliennya, sejatinya telah melunasi hutang dengan tenor 5 tahun, senilai 5 juta dollar Amerika.”

Salim menambahkan, bahwa kewajiban kliennya adalah hanya tinggal membayar sisa hutang itupun berupa denda keterlambatan cicilan sewa kapal tersebut senilai 1,3 juta dollar Amerika dan tak lebih.

Lanjutnya Salim mengatakan bahwa ia mengakui pembayaran sewa kapal tersebut melalui PT Sankyu Indonesia Internasional karena selaku penjamin atas perjanjian pengangkutan barang berupa hasil hutan atau kayu selama 5 tahun akan tetapi berhenti dan hanya berjalan hanya 2 tahun.

Pihaknya sangat menyesalkan atas masalah ini sehingga mengakibatkan adanya keterlambatan dan harus segera melunasi denda ke leasing SMFL Finance.

Ia mengungkapkan pihak PT Pelayaran Payung Samudera selaku debitur menyanggupi membayar denda sebesar 300 ribu dollar saja dan berharap agar mencapai kesepakatan sehingga tidak di pailitkan dan agar dapat menyelamatkan ratusan para pekerja di PT Pelayaran payung Samudera ungkapnya”

Adapun pihak pengadilan memberikan waktu 20 hari kerja untuk mempersiapkan pada sidang pekan depan dengan mengagendakan musyawarah kepada para pihak yang bersengketa.(AR Gunawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *